Pompa Air Bertenaga Air

Berdasarkan hukum air (hukum gravitasi), air akan selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Namun sekarang air juga bisa dialirkan sebaliknya (dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi) dengan menggunakan bantuan mesin pompa air yang berbahan bakar minyak maupun listrik. Tapi pernakah kalian berpikir untuk mengalirkan air dari tempat rendah ke tempat tinggi tanpa menggunakan mesin pompa yang menggunakan bahan bakar minyak maupun listrik?

Seorang warga bernama Yanto dari Banyumas atau yang bisa di sebut mas Tukul "Golden Water", menemukan pompa air bertenaga air yang ramah lingkungan, karena tidak menggunakan bahan bakar minyak maupun listrik. Bahkan hasil karya Yanto yang hanya lulusan sebuah madrasah setingkat SLTA ini, mampu mengalahkan karya seorang profesor yang membuat teknologi listrik tenaga surya, dalam sebuah kompetisi prestasi yaitu "Indonesia Berprestasi Award (IBA) 2008" yang diselenggarakan oleh PT. Exelcomindo Pratama Tbk. Menurut dewan juri, teknologi pompa air tersebut amat aplikatif dan memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat yang hidup di pegunungan.

Prinsip kerja dari pompa air tenaga air tersebut adalah dengan memanfaatkan daya dorong air dari ketinggian tertentu untuk menaikkan kembali air tersebut. Kemiringan antara air turun, pompa, dan air naik menjadi faktor penting. Mekanisme kerjanya sangat sederhana. Air dari sumber air ditampung dalam sebuah bak dengan ketinggian sekitar lima meter, kemudian air dialirkan ke tempat yang lebih rendah menggunakan pipa. Dengan kemiringan tertentu air tersebut dialirkan ke hydram. Setelah masuk ke hydram, disemburkan ke atas atau ke tempat penampungan air. Semua proses tersebut tak membutuhkan bahan bakar minyak maupun listrik. Jadi pompa air tenaga air temuan Yanto ini sangat bersahabat dengan bumi, karena ramah lingkungan dan hemat energi.

Sayang, hingga kini hasil karya Suyanto ini belum dipatenkan, karena dia belum bisa membuat rumus fisika dari temuannya tersebut. Penjelasan mekanika fluida yang logis, katanya memang diperlukan lembaga paten untuk mempatenkan suatu karya/temuan.



KOMENTAR

29 komentar:

  1. teknologi hijau nih termasuk...
    heheheheheh

    BalasHapus
  2. Nah, begitu dong... Teknologi tuh mesti pake konsep back to nature yah... he he he.. :D

    BalasHapus
  3. Wah..idenya bagus tuh..moga2 bisa segera direalisasikan :)

    BalasHapus
  4. To: Galih
    Tepatnya Green Technology. :)

    To: GIE
    Memang seharusnya teknologi itu bersahabat dengan bumi. Konsep Green Technology memang sedang digalakkan penggunaannya.

    To: Andre
    Pompa air tenaga air ini sudah diaplikasikan di beberapa daerah di Indonesia. Terutama di daerah-daerah pegunungan.

    BalasHapus
  5. wah, menarik nih...
    skema alatnya ada ga?

    BalasHapus
  6. wah pompa kaya ginisih sudah sejak lama ada bro...., kalaw gak percaya datang aja ke daerah kotarih pekan kecamatan kotarih kab serdang bedagai, sumut. bahkan pompa ini sudah diaplikasikan disini sejak 30-40 tahun lalu dan beberapa masih beroperasi sampai sekarang.

    BalasHapus
  7. aneh,,cara biar ada air yang berada pada ketinggian kan butuh energi juga..

    masa harus nampung air di ketinggian dulu.. repot dong..

    ataw airnya tadah hujan..? heee..

    BalasHapus
  8. To: ngomongteknologi
    Kebetulan pas saya membuat postingan ini, saya belum ketemu Skema alatnya. Gak tahu sekarang, coba aja dicari di google, siapa tahu aja sudah ada yang menguploadnya.

    To: Sediaman Sipayung
    Pompa air bertenaga ini memang sudah lama ada, bahkan mas Yanto sendiri mengaku mendapatkan/menemukan teknik ini dari sebuah buku lama yang masih berbahasa belanda di sebuah perpustakaan. Tapi katanya dibuku itu air hanya bisa mengalir sampai jarak maximal 10 meter. Tapi melalui pengembangan yang dilakukan oleh mas Yanto, akhirnya pompa tenaga air itu bisa dialirkan sampai puluhan meter.

    To: thewavemaker
    Kemungkinan disini perbedaan ketinggian tanah juga ikut perhatikan. Jadi air yang akan digunakan untuk menghasilkan tenaga/energi tekan (hentak) ditampung di daerah aliran sungai yang lebih tinggi, baru dialirkan lagi ke daerah yang lebih rendah yang akan menghasilkan energi/tenaga hentak (hentakan). Dari tenaga hentak inilah yang akan mendorong air ke atas (pemukiman penduduk atau bak penampungan).

    BalasHapus
  9. ada yang tau cara hub mas Yanto ini gak???

    BalasHapus
  10. Pompa seperti itu namanya Pompa Hydram. Bukan hal yang luar biasa. Bagi mereka yang kuliah di Teknik Mesin udah pada kenal kok pompa jenis ini. Bagi yang berminat, silahkan kontak Jurusan Teknik Mesin di Perguruan Tinggi terdekat.

    BalasHapus
  11. Iya, Bukan hal yang baru dan luar biasa. Saya heran kenapa dikatakan menemukan, di artikel lain disebutkan idenya didapat dari buku belanda pompa air tenaga air. lebih cocok dikatakan menerapkan?

    BalasHapus
  12. kenapa seh musti dipersoalkan temuan baru atau bukan,liat dulu donk karya orang,baru dikomentarin.......Belajarlah menghargai karya org lain.
    Gimana mau maju kalo punya pikiran kerdil......

    BalasHapus
  13. makasih buat infonya....

    BalasHapus
  14. Kalo ga salah namanya Ram Pump.
    Coba liat di youtube, byk kok videonya.

    BalasHapus
  15. kalau mau tau cara membuatnya ni ada di sini

    BalasHapus
  16. Haa saya baru nonton tadi sore di metro tv... pool dan salut ke mas yanto

    BalasHapus
  17. Menjadi penemu atau bukan tu soal kemudian. Indonesia butuh orang kaya gini, sempat sih nonton metro...dari sisi ide bagus sekali. Jadi pengen tau skemanya, da yang bisa kasih literatur atau apapun yg berhub. dg ide ini ga?

    BalasHapus
  18. aku penah baca dan skema di intisari tp sdh lama..

    BalasHapus
  19. boleh ndak minta spesifik gambarnya siapa tahu kita bisa belajar buat juga,,,,,,,,

    BalasHapus
  20. udah ngga usah ngeributin siapa yang nemu.
    yang jelas gue dulu yang ngilangin !!

    ps : bukunya ada yg jual kok, terbitan kanisius jogyakarta, murah kok. Dulu belinya ngga nyampe 10rb (5-10 tahun yg lalu)

    BalasHapus
  21. Kami mengaplikasikan pompa sejenis. Videonya bisa dilihat di website kami

    BalasHapus
  22. Mana bisa Mr Suyanto mem-Patent-kan? lha wong jelas2 itu bukan original karyanya. Dewan Juri nampaknya juga kurang memiliki wawasan ttg teknologi alternatif sehingga dengan mudah memberikan award kepada MR Suyanto.

    BalasHapus
  23. Itu namanya pompa air sistim vakum bro...........
    Mau tau cara kerjanya??????

    BalasHapus
  24. ribut2 apaan sih? kalo setahu ane itu pompa banyak di pake di pegunungan. fungsinya untuk menaikkan kembali air ka tempat yang lebih tinggi yg tdk dilalui air. air yg di tampung juga air itu sendiri, trus pompany berada agak jauh dibawahnya. daya dorong keatas bisa melebihi 100 meter

    BalasHapus
  25. ITU NAMAX POMPA HIDRAM::: DITEMUKAN OLEH::: John Whitehurst seorang peneliti asal Inggris pada tahun 1772, di indonesia sudah ada sejak jaman belanda,,kata nenekq di daerah blitar sini ada yg usia pompa lebih dari 100tahun ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, pompa hidram berulang tahun ke 241 tahun 2013 ini. Di Blitar adanya di daerah mana bero? Bisa kasih tahu nama desa/kecamatannya? Pengen liat karena aku juga udah bikin versi beta dan bisa bekerja. :D
      http://independensi.com

      Hapus
  26. bisa kh saya mendapatkan disain gambarnya...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari aja di google, mas. Atau cari bukunya aja di toko buku, mungkin saja sudah ada. :)

      Hapus