Indonesia Surganya Wisata Bahari & Budaya

Waktu jaman kuliah dulu, ada satu mata kuliah yang mengajarkan pengetahuan tentang Indonesia. Namanya mata kuliahnya “Wawasan Nusantara”. Saya masih ingat, pada pertemuan pertama mata kuliah tersebut, sang dosen mengawali kuliah dengan bertanya pada setiap mahasiswa/mahasiswi, “Apa yang kamu ketahui tentang Indonesia?”. Ada yang menjawab: negara pancasila, negara berpenduduk terbesar keempat di dunia, negara majemuk (heterogen), negara berpenduduk muslim terbesar, negara bahari, negara asal orang utan, negara asal Komodo, dll. Saya sendiri menjawab, negara kepulauan.

Saya yakin Anda juga setuju kalau semua jawaban tersebut, benar! Namun Pertanyaannya sekarang adalah, Manakah jawaban yang paling Indonesia?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya punya cerita yang mungkin bisa memberikan jawabannya.

Saya kebetulan berasal dari salah-satu daerah tujuan wisata budaya di Sulawesi Selatan, yaitu Tanah Toraja. Mungkin sebagian besar orang Indonesia belum mengenal Tanah Toraja, tapi bagi wisatawan asing, Toraja cukup dikenal. Sebab, kebanyakan yang datang ke Toraja adalah wisatawan asing. Sehingga kalau di Toraja, bertemu dengan wisatawan asing adalah hal yang biasa.

Suatu hari di sebuah pesta rambu solo’ (upacara penguburan orang mati masyarakat toraja) saya memberanikan diri ngobrol dengan seorang wisatawan asing yang kebetulan ada disitu. Dengan  kemampuan bahasa inggris yang seadanya (aslinya sih jelek. Hehe..), saya coba ngobrol dengan buleq tersebut:

Kalau tulisan bahasa inggris saya salah, tolong dimaklumi yaa.. :D

”Hi mister, where do you come from?”
“Hi.. I am from USA”
“Oh, USA. What places have you visited in Indonesia?”
“Before to Toraja, I have visited Bali and Yogyakarta. Next, I will go to Wakatobi, Bunaken and Raja Ampat”
“Oh, you seem like sea travel?”
“Yes. I came to Indonesia because Indonesia has a beautiful sea and cultural diversity”

Dari kutipan pecakapan di atas, jelas menunjukkan bahwa si buleq tersebut datang ke Indonesia karena tertarik dengan keindahan laut dan keragaman budaya Indonesia. Jadi, yang paling Indonesia adalah negeri kepulauan (negeri bahari) dan negeri majemuk (heterogen).

Sebenarnya tanpa kutipan perbincangan di atas, kita harusnya sudah tahu identitas negara sendiri. Sebab, sejak dibangku sekolah dasar (SD) kita sudah diberitahu bahwa negara kita (Indonesia) adalah negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dan negara majemuk yang terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama.

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Fakta itu tidak terbantahkan. Menurut data terbaru, Indonesia memiliki 13.487 pulau. Makanya, Indonesia sering juga disebut negeri seribu pulau. Sebenarnya sebutan itu kurang pas juga sih.. karena "seribu" itu artinya jumlahnya pas seribu. Sedangkan jumlah pulau di Indonesia khan lebih dari seribu. Menurut saya sih cocoknya pake sebutan "negeri ribuan pulau".  :-)

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah suku bangsa yang ada di Indonesia sekitar 1128 suku bangsa. Setiap suku bangsa ini memiliki bahasa, adat istiadat, dan budaya yang berbeda. Bisa dibayangkan, betapa besarnya potensi wisata budaya yang dimiliki Indonesia.

Peta Suku Bangsa Indonesia
Sumber: id.wikipedia.org

Memiliki ribuan pulau dan suku bangsa, Indonesia adalah negara surganya wisata bahari dan budaya.


Wisata Bahari Indonesia

Saat ini kabarnya sudah ada sekitar 500 spot diving yang ada di Indonesia dengan ribuan jenis koral dan biota laut. Lokasi diving berkelas Internasioanal seperti Bunaken dan Wakatobi, ada di pulau sulawesi. Raja Ampat di Papua dan Pulau Komodo di Flores Nusa Tenggara Timur adalah dua lokasi wisata bahari berkelas internasioanal yang masih hangat dibicarakan masyarakat internasional karena keindahannya yang begitu mempesona. Bahkan kabarnya Raja Ampat adalah salah satu taman laut terluas dan terindah di dunia. Sedangkan pulau komodo, makin lengkap dengan masuknya Komodo (binatang purba penghuni pulau komodo) dalam daftar 7 keajaiban dunia.

Taman Laut Raja Ampat Papua
Taman Laut Raja Ampat - Sumber: nationalgeographic.co.id

Di kota kelahiran saya, Makassar, terdapat 12 pulau yang menjadi lokasi favorite wisata bahari. Keindahan pantai dan taman bawah laut-nya tidak kalah dengan pulau-pulau lain di Indonesia yang sudah punya nama (terkenal). Informasi lengkap mengenai kedua belas pulau tersebut bisa dibaca di sini: Wisata Bahari Kota Makassar.

Masih di sulawesi selatan, tepatnya di kabupaten Kepulauan Selayar, terdapat taman nasional Taka Bonerate, taman laut yang mempunyai atol ketiga terbesar di dunia. Sejak tahun 2005 Taman Nasional Taka Bonerate, sudah didaftarkan ke UNESCO untuk menjadi situs warisan dunia. Sayang, usulan tersebut sampai sekarang masih ada di Tentative List UNESCO.

Selain yang telah saya sebutkan di atas, lokasi wisata bahari favorite lainnya di Indonesia yang saya ketahui yaitu: Pulau Weh di Aceh, Pulau Bangka di Propinsi Bangka Belitung, Kepulauan Karimun Jawa di Jawa Tengah, Kepulauan Banda di Maluku, Pulau Alor di NTT,  Selat Lembeh di Sulawesi Utara, dan Tulamben di Bali.

Video di bawah ini menunjukkan betapa indahnya pemandangan bawah laut Indonesia yang ditumbuhi dan dihuni ratusan bahkan ribuan jenis koral dan biota laut.



Pemandangan Bawah Laut Bunaken, Sulawesi Utara - Sumber: Youtube



Wisata Budaya Indonesia

Saat ini tercatat sudah ada 8 hasil karya seni budaya Indonesia yang telah masuk dalam terdaftar warisan budaya dunia, yaitu:
  • Borobudur Temple Compounds
  • Prambanan Temple Compounds
  • Sangiran Early Man Site
  • Batik (termasuk pendidikan dan pelatihan batiknya)
  • Aklung
  • Wayang
  • Keris
  • Tari Saman
Kedelapan budaya Indonesia tersebut hanya sebagian kecil dari ribuan karya seni budaya Indonesia. Budaya Indonesia lainnya yang sedang menunggu penilaian UNESCO layak atau tidak jadi warisan budaya dunia, masih cukup banyak. Daftarnya bisa dilihat di sini. Sedangkan yang belum didaftarkan lebih banyak lagi. Saking banyaknya, saya sendiri sampai nggak bisa hafal. :D

Setiap daerah atau kota di Indonesia adalah kota budaya, tapi setahu saya kota budaya yang sering dikunjungi wisatawan (terutama wisatawan asing) yaitu: Bali, Yogyakarta, Surakarta (Solo), Bandung,  Samosir di Sumatra Utara, dan tentu saja kampung saya sendiri Tanah Toraja di Sulawesi Selatan.

Video berjudul "Indonesia The Country of  Thousand Faces" di bawah ini, bisa menjadi gambaran betapa kayanya Indonesia dengan Budaya.



Indonesia The Country Of  Thousand Faces - Sumber: Youtube

-----------------------
Eh, ngomong-ngomong soal luas wilayah Indonesia yang begitu besar dan terbagi-bagi dalam ribuan pulau, tentu butuh sarana akses transportasi dan jaringan komunikasi yang baik untuk menunjang pembangunan pariwisata serta sektor pembangunan lainnya.  Untuk masalah jaringan komunikasi sudah tidak ada masalah, sudah teratasi oleh sebuah perusahaan telekomunikasi nasioanal yang Indonesia banget, menurut saya. Siapa lagi kalau bukan TELKOMSEL. Selain merupakan perusahaan telekomunikasi milik negara dengan luas jaringan seluas wilayah Indonesia, Telkomsel juga menggunakan logo dengan warna dominan merah dan putih. Indonesia banget, bukan?  :-)

Kalau masalah jaringan akses transportasi, memang masih banyak kekurangan. Masih banyak tempat-tempat wisata yang belum bisa di akses dgn baik dan cepat. Fasilitas penunjangnya masih sangat minim. Terutama dikawasan Indonesia timur seperti papua. Padahal potensi wisata alam khususnya bahari di pulau Papua, sangat besar.

Semoga pemerintah segera mengatasi masalah aksesibilitas ini. Dan semoga cita-cita saya untuk bisa keliling Indonesia, terwujud.  Amin...



KOMENTAR