Mengirim Barang Langsung Lewat Bandara (Ongkos Kirim Lebih Murah)

Bulan lalu saya mengirim netbook Acer Aspire One ke biak papua melalui jasa pengiriman PCP dengan ongkos kirim yang menurut saya cukup mahal. Beratnya gak sampai 3kg, tapi ongkos kirimnya 300ribu lebih. Nah, seminggu yang lalu saya kembali mengirim barang ke makassar dengan berat 24kg. Nah, kebayang nggak berapa ongkos kirim-nya kalau lewat jasa pengiriman seperti JNE atau TIKI ? Saya coba cek pake fasilitas check tarif di situs JNE, dan hasilnya 720 ribu (Yogyakarta – Makassar). Buseeettt.… mahal banget! Hampir setengah dari harga barang yang dikirim (kipas untuk souvenir pernikahan), yaitu 1,5 juta rupiah.


Bagi saya ongkos kirim segitu terlalu mahal untuk sebuah barang yang nilai harganya hanya 1,5 rupiah. Saya pun mencoba mencari info jasa pengiriman barang yang lebih murah. Setelah tanya sana-sini, akhirnya ada seorang teman yang ngasih tahu "kalau mau kirim barang dengan ongkos kirim murah, kirim langsung lewat bandara aja, tapi nanti penerimanya harus ngambil sendiri di bandara loh...", katanya.

Setelah dapat info tersebut, tanpa banyak tanya lagi, saya langsung hubungi adik saya di makassar, untuk memastikan bisa atau tidak ke bandara untuk mengambil barang yang akan saya kirim nanti. Karena adik saya bilang “bisa”, saya pun langsung meluncur ke bandara Adisutjipto Yogyakarta untuk mencari tahu kebenaran info teman saya tersebut, sekaligus mencari tahu kira-kira berapa ongkos kirim-nya.

Sesampai di Bandara, saya coba tanya tukang parkir yang ada disitu “dimana tempat pengiriman barang”. Tukang parkirnya langsung menunjuk ke salah-satu bangunan yang persis ada di samping area parkiran motor. “Wah, ternyata tidak sulit mencari tempat pengiriman barangnya” kata saya dalam hati. Habis parkir motor, sayang langsung berjalan menuju gedung yang ditunjuk si tukang parkir tadi. Dari kejauhan sudah keliatan kalau bangunan tersebut sepertinya memang tempat khusus untuk pengambilan dan pengiriman barang.

Ternyata benar, gedung tersebut memang tempat pengambilan dan pengirimaan barang. Saya lihat disitu juga ada mobil-mobil dari jasa pengiriman seperti TIKI, JNE, dan PCP. Karena sudah yakin kalau ini benar2 tempat pengiriman barang, saya kemudian mulai tanya-tanya, mulai dari ongkos kirim, berapa lama barang sampai, dan cara pengambilan barang di kota tujuan.

Benar saja, mengirim barang langsung melalui bandara, ongkos kirimnya memang lebih murah, bahkan boleh dibilang jauh lebih murah dibanding kalau melalui jasa pengiriman yang diantar langsung ke alamat tujuan. Bayangkan, kalau saya krim melalui JNE ongkos kirimnya sekitar 720 ribu, tapi waktu saya kirim langsung lewat bandara hanya 314 ribu. Aslinya 240ribu (10ribu/kg) tapi ditambah biaya packing, adminitrasi, pajak dan lain-lain, jadi totalnya 314ribu. Ini ongkos kirim dari jogja ke makassar loh yaa.. kalau ke daerah lain saya kurang tahu, karena setiap daerah beda-beda.

Satu lagi keunggulan kalau kirim barang langsung lewat bandara, yaitu barang lebih cepat sampai. Tapi disarankan, kalau barang sudah sampai, secepatnya diambil, karena kalau kelamaan nanti kena biaya penyimpanan gudang. Orang yang boleh ngambil tidak harus orang yang namanya tercatat di penerima, bisa siapa saja, yang penting membawa atau menunjukkan nomor pengiriman yang didapat saat melakukan pengiriman.

Satu yang lupa saya tanyain, yaitu: barang-barang  yang beratnya cuma satu atau dua kilogram atau yang gak sampai satu kilogram, kira-kira diterima juga gak, ya? Soalnya yang saya liat disitu barang-barang berat semua.



KOMENTAR

9 komentar:

  1. Saya pernah mengirim selembar KTP punya kakak dari Sorng - Makassar (waktu itu ketinggalan) lewat bandara. Tapi syaratnya di masukin di kardus besar. Biayanya 100rb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa gak kirim lewat kantor pos aja? Pake kilat khusus biar cepat sampai. Tapi memang lebih cepat kalau kirim langsung lewat bandara sih.. sehari bisa sampai.

      Berarti dibandara gak nerima paket kiriman ukuran kecil, ya? samapi2 harus diakali pake kardus ukuran besar. :)

      Hapus
  2. wah..
    perbedaan harganya bisa sejauh itu ya kang.. :D
    mending ke bandara aja berarti.. :D

    BalasHapus
  3. Oh baru tau kalo yg bandara. Yg aku pernah dapat kiriman itu melalui bis. Tapi merepotkan yang dikirimi, karena musti ambil sendiri di terminal bis waktu itu.. :(

    BalasHapus
  4. Belum pernah kirim barang via bandara. Berarti tiki jne juga memanfaatkan pengiriman via bandara itu...

    BalasHapus
  5. Bisa Kirim Motor Ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang tahu deh kalau motor. Coba tanya langsung aja ke bandara.

      Hapus
    2. spertinya tdk bisa, karna itukan numpang bagasi pesawat yg mau terbang ke mkas. bagasi mmg harus min.10kg, ada 4 atau 5 counter di sana, silahkan bandingkan hargax msg2, biasanya beda2 dkit. kalau ke mks plg murah yg pojok sebelh kanan kita kalo masuk kesitu, 2013 kemarin 8.750 rupiah mgkn udah naik tp plg ga seberapa tapi tdk bisa melayani antar kerumah. yg ditengah, harganya 10.000, bisa melayani antar tujuan tp nambah 2500/kg. kalau mau ambil dibandara siapkan biaya admin ya, dlu mash 15rb, skr mgn udah naik seiring naiknya bbm. smoga bermanfaat^_^

      Hapus
  6. Mohon Maaf numpang iklan, bagi yang membutuhkan pengiriman barang via udara port to port ( bandara ke bandara) bisa hubungi saya aja di 021-28975034, 081385565908 atau email : info@a3s-xpress.com , rinakurmilah@a3s-xpress.com .. operasional kami stand by 24 jam di Bandara Cengkareng Soekarno Hatta.. Terima Kasih

    BalasHapus